WhatsApp milik Kepala Lapas Kelas IIA Metro diretas

kepala-kelas-2a-kota-metro-010820.jpg

Cakra.TV, Kota Metro – WhatsApp messenger adalah salah satu aplikasi bertukar pesan yang memungkinkan pengguna aplikasi dapat mengirimkan dan menerima pesan tanpa menggunakan pulsa, karena WhatsApp messenger menggunakan paket data internet.

Kecanggihan teknologi saat ini ternyata masih saja ada oknum yang memanfaatkan kemampuannya dengan bertindak melawan hukum. Seperti yang terjadi pada nomor WhatsApp Kepala Lapas Kelas IIA Metro, Ade Kusmanto yang diretas oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Saat ditemui di ruangannya Ade menceritakan kronologis sebelum nomor WhatsApp miliknya diretas. “Ya nomor WhatsApp saya tadi malam di hack sepertinya, awalnya saya dapat pesan WhatsApp dari salah satu rekan kerja dan saya diajak masuk ke group COVID-19. Kemudian saya diminta kirim kode WhatsApp saya. Selang berapa menit saya baru menyadari ada kejanggalan, lalu saya menghubungi rekan saya via telpon dan ternyata nomor WhatsApp dia sudah terkena hack duluan,” terangnya.

Saya sudah koordinasi kepada Polres Metro untuk masalah ini dan juga saya sudah menelpon rekan rekan kerja saya baik yang ada di Lampung maupun di luar Lampung untuk mengabaikan bila ada pesan akun WhatsApp atas nama Ade Kusmanto.

“Untuk kerugian secara meteri saat belum ada, tapi sudah ada beberapa rekan saya yang diminta melakukan transfer sejumlah uang ke rekening oknum tersebut. Untung saja rekan saya yang menerima pesan tersebut langsung konfirmasi via telpon ke saya sehingga tidak menjadi korban,” ujar Kalapas.

Sampai saat ini nomor WhatsApp Kalapas Metro belum bisa digunakan karena akun WhatsApp masih aktif dan digunakan oleh oknum hacker tersebut.

Liputan Yadi, koresponden CakraTV

Tinggalkan Komentar Anda

scroll to top