PT SGC bantah isu dugaan penimbunan gula 100 ribu ton

IMG-20200320-WA0044.jpg

CTV , METRO – PT Sugar Group Companies (SGC) bantah isu dugaan penimbunan gula 100 ribu ton. Saat menggelar operasi pasar di Pasar Kopindo Metro bersama Bulog Subdrive Lampung Tengah , Jum’at (20/3)

Kegiatan operasi pasar tersebut bertujuan untuk membantu Bulog dalam menstabilkan harga bahan pangan terutama gula di pasaran.

“Kegitan ini akan dilakukan di dengan tujuan menstabilkan harga pangan dengan cara mensuplai kebutuhan gula,” ujarnya Manager SGC Lampung, Syaiful Hidayat saat dikonfirmasi media.

Saat ditanya terkait isu dugaan penimbunan gula yang dilakukan PT SGC ketika beberapa waktu lalu Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri mendapati perusahaan Gula di Lampung menahan stok gula hingga 100 ribu ton gula pasir.Syaiful menepis hal tersebut disebabkan pendistribusian dilakukan secara bertahap.

“Kami dari pihak SGC tidak ada penimbunan gula, menumpuknya gula disebabkan pendistribusian gula dilakukan secara bertahap, ditambah lagi kita dihadapi dengan wabah virus covid-19, sehingga pendistribusian sedikit terhambat dan terjadi penumpukan barang,” jelasnya.

Dalam pasar murah tersebut, SGC menyiapkan 2,5 ton gula Gulaku. Dengan pembelian dibatasi maksimal 2 Kilogram per orang, dengan Harga Rp.12.500/kg. sedangkan untuk di pasaran kini sudah mencapai Rp.17.500/kg

Adapun kebutuhan bahan pokok selain gula dalam Oprasi pasar antara lain :

Beras Premium Rp.60 ribu/5 kg
Beras Medium Rp.44 ribu/5 kg
Minyak goreng Rp.12 ribu/kg
Tepung terigu Rp.8.500/kg

Syaiful juga mengatakan kegiatan operasi pasar ini akan terus dilakukan secara bergilir di 15 wilayah di Provinsi lampung, dengan tujuan padat menstabilkan harga pokok pangan terutama gula yang mulai sulit di pasaran.

Liputan Habib Reporter Cakra

Tinggalkan Komentar Anda

scroll to top