DPPI Metro Resmi Di Lantik, Dorong Generasi Muda Jadi Teladan Pancasila

WhatsApp-Image-2026-08-12-at-11.37.27.jpeg

Metro (Cakra) – Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso melantik dan mengukuhkan Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Metro di Aula Pemerintah Kota Metro, Rabu (12/8/2026). Pengukuhan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran generasi muda dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan.

DPPI merupakan wadah bagi Purnapaskibraka yang telah ditetapkan sebagai Duta Pancasila oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Kehadiran DPPI diharapkan dapat melanjutkan nilai-nilai kebangsaan yang telah dibentuk selama menjalankan tugas sebagai anggota Paskibraka.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pelaksana DPPI Kota Metro yang telah dilantik dan dikukuhkan.

Ia menegaskan, amanah yang diberikan kepada anggota DPPI bukan sekadar tanggung jawab organisasi, tetapi juga menjadi tugas untuk memberikan keteladanan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta menjaga semangat persatuan di tengah generasi muda.

DPPI bukan sekadar wadah alumni Paskibraka, tetapi memiliki peran strategis dalam menjalankan nilai-nilai yang telah dibangun selama menjadi Paskibraka, khususnya dalam memperkuat ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, persatuan, dan karakter generasi muda,” ujar Bambang.

Bambang mengatakan, pelantikan yang berlangsung menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum penting untuk kembali menumbuhkan nasionalisme dan patriotisme di kalangan generasi muda.

Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, Bambang berharap DPPI Kota Metro mampu tampil sebagai pelopor sekaligus teladan bagi generasi muda.

“Saya berharap DPPI Kota Metro mampu menjadi pelopor dan teladan bagi generasi muda dengan menunjukkan nilai-nilai gotong royong, toleransi, disiplin, persatuan, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari keluarga, sekolah hingga masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan anggota DPPI agar bijak dalam memanfaatkan media sosial. Menurutnya, ruang digital harus digunakan untuk menyebarkan informasi yang benar, menghadirkan konten positif dan edukatif, serta turut mencegah penyebaran hoaks, intoleransi, dan berbagai paham yang dapat mengancam persatuan bangsa.

Tinggalkan Komentar Anda

scroll to top