LSM Penjara desak DPRD dan Inspektorat audit DD Penengahan

dugaan-korupsi-desa-penengahan-180220.jpg

Cakra.TV, Pesawaran – Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM Penjara) Yang Tergabung dengan Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) surati Instansi terkait dugaan korupsi Dana Desa (DD) Desa Penengahan Kab. Pesawaran, Lampung.

“Sudah kita layangkan surat kemarin, kepada Bupati Pesawaran, DPRD dan Inspektorat untuk mengaudit dugaan korupsi Dana Desa (DD APBN) Tahun 2019 lalu,” ujar Faqih Ketua LSM Penjara.

Dikatakan Faqih lebih lanjut, bahwa masih banyak terjadi penyalahgunaan wewenang dalam Perealisasian Dana Desa. “Sejumlah lembaga menyoroti dan sangat menyayangkan problematika dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Sekertaris Kecamatan Way khilau Kabupaten Pesawaran pada tahun 2019 lalu,” terang Faqih (17/2/2020).

“Dugaan korupsi Dana Desa (DD) Ini pada saat Sekcam Way Khilau menjabat sebagai PJ Kepala Desa Penengahan sementara yang waktunya sangat Singkat. Namun, dalam realisasi pengelolaan Dana Desa kurang lebih Rp. 600.000.000 juta nampak ditemukan dugaan korupsi,” imbuhnya.

Pasalnya, kata Faqih banyak kegiatan yang diduga fiktif, dan dalam hal ini Kami meminta kepada Pihak Inspektorat dan DPRD Kabupaten Pesawaran Untuk segera melakukan audit atas hasil dugaan banyaknya temuan kegiatan fiktif yang menelan anggaran yang sangat Besar.

“Untuk itu LSM berencana melakukan kegiatan Parlemen Jalanan (Aksi Unjuk Rasa) di depan kantor Inspektorat dan DPRD serta Kantor Bupati. Agar melakukan pemanggilan terhadap Sekcam Way Khilau dalam merealisasikan Dana Desa akhir tahun 2019 di Desa Penengahan Kecamatan Way khilau yang beraroma korupsi,” Pungkas Faqih.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Desa dan Kecamatan Pesawaran, belum bisa dihubungi. Diberitakan sebelumnya, Lembaga Aliansi Indonesia (LAI), Akan menggelar aksi unjuk rasa yang sama terkait hal tersebut.

Liputan Candra, koresponden CakraTV

Tinggalkan Komentar Anda

scroll to top