Jembatan penghubung dua desa di Tanggamus nyaris ambrol

IMG-20200126-WA0012.jpg

CTV , TANGGAMUS – Jembatan penghubung dua desa yang di bangun sejak tahun 1986 oleh kelompok mahasiswa KKN Unila bersama masyarakat setempat, kini nyaris ambrol,

Nampak terlihat dilokasi , kondisi sekarang yang terbuat dari kayu dan bambu yang sudah tua dan usang , padahal jembatan ini menjadi akses penting pendidikan serta perekonomian dua desa Sidorejo dan desa kebumen Talang Padang, Tanggamus, Minggu (26/01).

Edi Trianto (54) warga yang melintas jembatan tersebut mengatakan, kondisi ini sudah berlangsung dua tahun.

“Kurang lebih dua tahun lalu jembatan ini ambrol, kami sudah melaporkan ke dinas terkait, hingga sekarang belum ada tanggapan, kondisi jembatan sekarang merupakan gotong royong antar masyarakat dua desa,”imbuhnya.

Ia juga menjelaskan jembatan tersebut adalah akses utama masyarakat setempat.

“Selain akses utama masyarakat untuk ke pasar, jembatan tersebut sebagai akses pendidikan anak anak di desa tersebut,”tambahnya.

Dirinya berharap pemerintah dan dinas terkait cepat tanggap, mengingat memasuki musim penghujan, di khawatirkan jembatan kembali putus dan menghambat akses warga setempat,tandasnya.

Liputan Habib Reporter Cakra

Tinggalkan Komentar Anda

scroll to top