Djohan : Sebagian masyarakat Metro masih belum memahami apa itu Musrenbang

IMG-20200123-WA0034.jpg

CTV. METRO – Kurangnya sosialisasi sebagian masyarakat tentang arti Musrembang, Wakil Wali Kota Metro, Djohan intruksikan Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, untuk lebih terbuka dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang musyawarah rencana pembangunan.

“Karena pada saat Musrenbang masyarakat tahunya usulan dimusrenbang itu hanya untuk pembangunan infastruktur, padahal dalam musrenbang inikan ada untuk bantuan home industri, sosial budaya dan lainya,” kata Djohan usai musrenbang di Kelurahan Yosodadi, Metro Timur, Kamis.

Menurutnya, sebagian masyarakat juga masih belum memahami apa itu musrenbang. Pasalnya, masyarakat hanya dalam musrenbang hanya mengusulkan pembangunan.

“Masyarakat masih banyak yang belum tahu apa itu musrenbang. Karena ketika saya tanya ke ibu-ibu misalnya apa itu musrenbang, mereka tidak tahu. Kadang mereka hanya tahu mengusulkan saja, tanpa tahu apa saja yang bisa diusulkan dalam musrenbang,” ucapnya.

Oleh karena itu, Djohan meminta Bappeda untuk lebih jelas dalam memaparkan berapa alokasi anggaran untuk bidang fisik, ekonomi dan juga untuk sosial budaya.

“Nah saya belum lihat Bappeda memaparkan ini ke kelurahan,” ujarnya.

Djohan menambahkan, usulan dari masyarakat dalam musrenbang akan dipilih mana yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun yang direalisasikan melalui APBD Kota Metro.

“Untuk yang melalui APBD Kota Metro akan dipilah kembali setelah dinas teknis melakukan cek fisik ke lapangan dan mempertimbangkan kapasitas keuangan daerah,” tutupnya.

Liputan Habib Reporter Cakra

Tinggalkan Komentar Anda

scroll to top