Beredar Isu pengkondisian Proyek ,Kadis PUTR Metro : Biarkan Waktu yang Menjawab

IMG-20230803-WA0042-1024x576-1.jpg

Metro (Cakra)– Kepala Dinas PUTR Kota Metro membantah terkait isu pengkondisian proyek untuk tiga grup mawar, melati dan BK. Kamis (3/8/2023).

Dijelaskan Kepala Dinas PUTR Kota Metro Roby K Saputra membatah terkait isu pengkondisian proyek di tiga grup yang ada di Pemerintah Kota Metro.

“Tidak ada seperti itu, tidak ada pengkondisian proyek itu, semuakan sudah jelas dan ada aturnya,” ujarnya

Sementaara itu ia mengakui dirinya berusaha sebaik mungkin dalam menjalani semua, sesuai apa yang diperintahkan pimpinan.

” Saya berusaha kerja sebaik mungkin, terkait laporan dan isu miring itu biarkan waktu yang menjawab semuanya,” Kata dia

Sebelumnya diberitakan matarajawali.id seluruh proyek yang ada telah terkoordinir masif, terbagi pada tiga grup dengan Kode Grup Mawar, Melati dan BK, dengan dugaan yang diketahui ketiga grup tersebut berisikan dari para oknum oknum Legeslatif, APH dan kolega serta tim daripada pemenangan masa pileg dan pilkada.

Sejumlah rekanan di Kota Metro mulai bergerak guna mengungkap dugaan pengkoordiniran proyek dari proyek penunjukan langsung dan juga proyek lelamg tender.

Hal ini ditegaskan oleh Ketua GABPEKNAS Kota Metro, Bambang Hermanto kepada media ini bahwa, sistem grup pengkoordiniran proyek Pemerintah Kota Metro itu, sudah berjalan selama kepemimpinan Wali Kota Metro Wahdi, dan berjalan di beberapa OPD seperti Dinas Pendidikan, Dinas PUTR, Dinas Kesehatan dan beberapa Dinas lain yang mengelola kegiatan proyek fisik dan pengadaan barang jasa, bahkan menyasar pada proyek lelang tender.

“Desas desus pengkoordiniran proyek itu, benar dan terkondisi, bukan sebatas isu. Sejumlah rekanan juga mulai bersatu, bergerak membongkar kecurangan proyek di Kota Metro,”ungkap Bambang, sembari memberikan data dokumentasi
proyek tahun anggaran 2022 – 2023 dari dua sumber anggaran (DAK & APBD), kepada media ini. Kamis, 20/07/2023.

Masih kata Bambang, pihaknya juga akan menyodorkan data bukti adanya setoran proyek dari tahun anggaran 2022 sampai 2023, baik itu bukti foto dan rekaman suara.

“Artinya saat ini kondisi Kota Metro tidak dalam baik-baik saja, dan tidaklah ceria. Selain itu, ada banyak bukti bahwa banyak proyek yang di berikan langsung kepada pihak atau oknim yang bukan murni rekanan serta tidak ada Perusahaan. Mereka ini yang dapat proyek, harus keliling mencari pinjaman perusahaan,”tegas Bambang.

Kepala Dinas PUTR Roby K Saputra menjadi Buronan Pihak Rekanan.

Sejak bergulirnya perencanaan dan penetapan kegiatan proyek TA 2023, Kadis PUTR Roby K Saputra kerap tidak mengantor, sulit untuk di temui.

Kontak telepon di non aktifkan, bahkan dikediaman pribadinya pun saat ini telah di jaga ketat oleh pihak Kepolisian.

Liputan Tino Reporter Cakra

Tinggalkan Komentar Anda

scroll to top