Cakra.TV, Kota Metro – Sudah lima hari warga mengeluh akibat aroma menyengat serta limbah yang diduga berasal dari bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang mengalir di irigasi Perumnas Jurai Siwo Permai kelurahan Tejo Agung, kecamatan Metro Timur Rabu (2/6).
Saat awak media Cakra tv metro ke lokasi, genangan air bercampur solar itu mengaliri saluran irigasi mulai dari depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tejo Agung Kecamatan Metro Timur hingga 700 meter menuju sungai Way Batanghari.
Salah satu warga berinisial FR (45) mengatakan aliran solar tersebut diduga berasal dari SPBU bernomor 24-341-131 milik PT Cahaya Hartawan yang mengalami kerusakan teknis di salah satu mesin.
“Sampai sekarang ini baunya masih menyengat. Saya takut kalau ini nanti terbakar bagaimana? Kan bisa menjadi masalah baru bahkan sudah lima hari ini limbah masih tergenang di aliran irigasi menuju sungai Way Batanghari,” tegasnya.
Tambahnya, kalau limbah solar ini sebetulnya sih sudah sebulan yang lalu, namun puncak nya saat Sabtu siang kemarin. Dan ini lah hasilnya.
Dampak dari limbah solar bagi saya pribadi, dengan bau yang tidak sedap bahkan disaat mau tidur pun masih menyengat.
“Dari pihak perusahaan SPBU sendiri belum ada tindakan bagi masyarakat yang terdampak, itupun mereka hanya melihat saja.Harapannya jangan sampai terulang kembali kejadian seperti ini dan kalau bisa segera diatasi oleh pemerintah setempat,” ujarnya.
Dia menambahkan, sempat viral juga beberapa video terbakarnya beberapa titik saluran irigasi yang tak jauh dari lokasi SPBU tersebut.
“Kemarin sempat viral juga mas ada irigasi yang alirannya terbakar,” ujarnya.
Setelah dilakukan penelusuran, ada beberapa video amatir yang merekam terbakarnya saluran irigasi yang melintasi kawasan perumahan Jurai Siwo, Kelurahan Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur. Dalam video yang masing-masing berdurasi 48 detik itu mempertontonkan sebuah objek yang terbakar di sebuah saluran irigasi atau anak sungai yang mengalir menuju Way Batanghari.
“Bau solar sangat menyengat. Ini kalau kena api tersambar ini,” ujar seseorang yang merekam video viral tersebut.
Liputan Arie cen, reporter Cakra.tv






Tinggalkan Komentar Anda