Metro, Lampung (Cakra) — Praktik dugaan pelangsir bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kota Metro, Lampung, terungkap saat polisi menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Empat orang pengendara diamankan karena diduga menggunakan modus gonta-ganti pelat nomor kendaraan dan barcode untuk mengisi BBM subsidi berulang kali.

Penindakan tersebut dilakukan personel Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Metro setelah menerima aduan masyarakat terkait kelangkaan BBM bersubsidi di wilayah setempat.
Dalam sidak itu, petugas mendapati empat orang pengendara yang tengah mengantre pengisian BBM. Mereka diduga menggunakan sejumlah pelat nomor kendaraan berbeda beserta barcode pengisian untuk melancarkan aksinya.
Barang bukti itu meliputi satu jeriken minyak, corong, selang, beberapa lembar barcode pengisian BBM, serta enam pelat nomor kendaraan. Polisi juga mengamankan empat unit mobil yang diduga digunakan untuk mengantre dan mengisi BBM bersubsidi.
Kasat Reskrim Polres Metro, AKP Rizky Dwi Cahyo, mengatakan penindakan dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan dan keluhan masyarakat mengenai kelangkaan BBM bersubsidi.
Penindakan ini merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat terkait kelangkaan BBM bersubsidi. Saat dilakukan sidak, petugas mengamankan empat orang yang diduga melakukan pelangsiran dengan modus mengganti pelat nomor kendaraan dan barcode pengisian BBM.”

Usai diamankan, keempat orang tersebut beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Metro untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam dugaan praktik pelangsiran BBM bersubsidi tersebut.
Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap lebih jauh modus yang digunakan, termasuk kemungkinan adanya aktor lain di balik praktik yang dikeluhkan masyarakat itu.
Liputan Ahmad Reporter Cakra





Tinggalkan Komentar Anda