Walikota Metro Buka Festival Kreativitas Sekolah

IMG-20260926-WA0006.jpg

METRO (Cakra)- Pemerintah Kota (Pemkot) Metro berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Peningkatan itu, bukan hanya pada capaian akademik, tetapi pada pembentukan generasi yang memiliki karakter, kompetensi dan kreativitas.

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso mengatakan, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM). Dimana, perubahan kualitas layanan pendidikan harus ditempatkan sebagai tanggung jawab bersama.

“Kita tidak hanya ingin memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan, tetapi juga memastikan mereka tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, kompeten, kreatif, mandiri, mampu berkolaborasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” kata Bambang di Seminar Pendidikan Nasional yang dilaksanakan MKKS Metro di Wisma Haji Al-Khairiyah, Sabtu (26/9).

Menurutnya, kualitas pendidikan tidak dapat dibangun hanya melalui satu pendekatan tetapi juga diperlukan penguatan pada berbagai aspek, mulai dari kualitas pembelajaran hingga kompetensi pendidik, pemanfaatan teknologi, pembentukan karakter, dan kolaborasi lintas sektor.

“Untuk mewujudkannya, diperlukan peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, pemanfaatan teknologi, pendidikan karakter, serta kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, masyarakat, perguruan tinggi, dan dunia usaha,” katanya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa transformasi pendidikan membutuhkan ekosistem yang saling terhubung. Sekolah tidak berdiri sendiri dalam membentuk kualitas generasi, melainkan menjadi bagian dari proses yang melibatkan keluarga, pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dan dunia usaha.

Karena itu, Wali Kota berharap seminar pendidikan yang menjadi bagian dari festival tersebut mampu menghasilkan gagasan yang dapat diterjemahkan ke dalam langkah konkret.

“Mari kita bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, bermutu, dan berkelanjutan, sehingga setiap anak di Kota Metro memperoleh kesempatan untuk berkembang dan meraih masa depan terbaiknya,” tegasnya.

Ketua Panitia Festival Kreativitas Sekolah SMP Kota Metro, Agus Pujianto melaporkan bahwa kegiatan ini dilandasi semangat kebersamaan dan kolaborasi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Metro.

Sekaligus menjadi ruang untuk memfasilitasi potensi, keahlian, dan bakat pendidik maupun peserta didik agar berkembang secara optimal.

“Adapun Nama Kegiatan yang kita laksanakan adalah Festival Kreativitas Sekolah SMP Kota Metro, yang diprakarsai dan diselenggarakan oleh MKKS SMP Kota Metro,” ujarnya.

Dia menejelaskan, festival ini berlangsung selama dua hari yang diusu seminar pendidikan, penampilan kreasi siswa, bazar hasil pembelajaran, serta bakti sosial.

“Penampilan kreasi siswa menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengekspresikan bakat seni dan budaya. Sementara bazar hasil pembelajaran menampilkan karya-karya inovatif serta produk pembelajaran berbasis projek dari guru dan siswa,” tuturnya.

“Adapun bakti sosial menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian dan empati peserta didik terhadap lingkungan sosial di sekitarnya,” imbuh Agus.

Menurut Agus, ada tiga tujuan utama yang ingin dicapai melalui festival ini, yaitu menumbuhkan kreativitas dan inovasi guru serta siswa dalam proses pembelajaran, menumbuhkembangkan jiwa kompetisi yang sehat sehingga muncul semangat pantang menyerah dan daya cipta yang tinggi di kalangan generasi muda, serta menumbuhkembangkan jiwa kepedulian sosial antar sesama.

“Kami meyakini bahwa anak-anak kita hari ini adalah investasi terbesar kita, bukan hanya untuk kehidupan di dunia, tetapi juga untuk kehidupan di akhirat kelak. Melalui pendidikan dan pembentukan karakter yang baik, ilmu yang kita tanamkan dan ajarkan kepada mereka akan menjadi ilmu yang bermanfaat, yang pahalanya akan terus mengalir tanpa terputus,” ungkapnya.

Dalam festival ini, terdapat 33 stand SMP negeri dan swasta yang memperlihatkan keberagaman potensi satuan pendidikan Kota Metro.

Karya yang ditampilkan menjadi bagian dari proses pembelajaran yang memberi ruang kepada siswa untuk tidak hanya menerima pengetahuan, tetapi juga menciptakan, mengembangkan, dan mempresentasikan hasil karyanya.

Liputan Puja Reporter Cakra

Tinggalkan Komentar Anda

scroll to top