Menengok Sentra Pengolah Ikan Asin di Pulau Pasaran

Cakra.TV, Bandar Lampung – Pulau Pasaran telah menjadi sentra penghasil ikan asin utama di Provinsi Lampung. Melalui Peroses perebusan yang dilakukan di tengah laut dengan kondisi ikan yang masih segar ketika direbus, menjadi salah satu mengapa ikan yang dihasilkan dari Pulau Pasar memiliki kualitas dan mutu yang baik.

Toto Heriyanto salah satu pengolah ikan asin pulau pasaran saat ditemui dikediamannya, Kamis (25/07/19) kepada redaksi CakraTV mengatakan, kelompok pengolah dan pemasar ( poklahsar) di Pulau Pasar mampu memproduksi ikan asin jenis teri sebnyak 5-7 ton dalam sehari dengan berbagai jenis. Namun, jumlah itu dapat bertambah apabila permintaan pasar sedang tinggi. Dari berbagai jenis ikan teri yang diproduksi, teri nasi Lampung dan teri buntiauw menjadi produk unggulan dari pulau pasaran.

Dengan harga 85-95 ribu per kilo untuk teri nasi Lampung dan 70-75 ribu per kilo untuk teri buntiau, menjadi produk yang paling banyak permintaan dari dalam kota maupun luar kota Lampung.

Toto menambahkan dirinya berharap pemerintah dapat membantu pengadaan cold storage (mesin pendingin) untuk menyimpan ikan hasil produksi yang bertujuan untuk menekan kerugian, ketika harga pasar olahan ikan teri turun dapat disimpan dahulu sambil menunggu harga kembali tinggi.

Liputan Syafran, reporter CakraTV

Tinggalkan Komentar Anda

scroll to top