Bacabup M. Ikhsan, Lamteng Masih Tertinggal Jauh dengan Daerah Lain

bacabup-lamteng-m-ikhsan-261019.jpg

Cakra.TV, Lampung Tengah – Bakal calon bupati Lampung Tengah (Lamteng) M. Ikhsan mengatakan kondisi Lamteng saat ini jauh tertinggal dari Kabupaten kota lainnya di Indonesia.

Putra asli Terbanggi Besar ini membandingkan sektor pembangunan yang ada di Lamteng dengan Bekasi dan Tangerang.“Lamteng ini tertinggal jauh, kita lihat Bekasi dan Tangerang disana penuh dengan Mall, kita ini tertinggal,” katanya saat penyampaian Visi-misi di Kantor DPD Partai NasDem Lamteng, Sabtu 26 Oktober 2019.

Lanjutnya, sebagai warga asli Lamteng, seharusnya malu dengan kondisi yang ada saat ini. “Lamteng tanah datar, kita harusnya malu kita dekat dengan Ibukota, tapi mengapa kita justru tertinggal,” cetusnya.

Menurutnya, kedepan harus ada langkah nyata untuk percepatan pembangunan di Lamteng. “Saya akan bekerja untuk percepatan pembangunan di Lamteng ini,” ujarnya.

Dalam paparannya, Ikhsan mengatakan bakal membuat pasar mobil di Lamteng. Ia juga akan mebuat pasar sapi di Kabupaten berjuluk Bumi Beguwai Wawai ini.

“Pasar sapi kita buat seminggu satu kali. Saya lihat di Lamteng ini petani sapi sulit untuk menjual hewan ternaknya. Dengan adanya pasar sapi disini, pembeli dari Medan dan Padang bisa datang kesini, ini bakal meningkatkan perekonomian petani sapi,” jelasnya.

Selain itu, Ikhsan juga mengatakan akan membuat BUMD untuk mengatasi permasalahan ketersedian pupuk bagi para petani.

Untuk diketahui, selain M Ikhsan, bakal calon bupati yang juga menyampaikan visi-misinya adalah, Musa Ahmad, Loekman Djoyosoemarto, Miswan Rody, dan Nessy Mustafa.

Sementara Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati DPD Partai NasDem Lamteng Hanafiah mengatakan, dari 12 pendaftar, hanya 10 yang mengembalikan berkas. Pemaparan visi dan misi sendiri merupakan salah satu bagian dari proses internal Partai NasDem. Untuk mencari tahu secara detail apa konsep dan strategi para bakal calon kepala daerah dalam membangun daerah masing-masing jika dipercayakan rakyat.

“Kita perlu mengetahui apa konsep dan strategi para bakal calon dalam membangun daerah dan masyarakat. Oleh karena itu, diadakan tahapan pemaparan visi dan misi pada penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati,”ujarnya.

Ditambahkannya, penyampaian visi-misi adalah wujud komitmen politik seorang bakal calon bupati atau wakil bupati kepada rakyat. Sehingga perlu dirumuskan secara konkret dan terukur untuk menjawab permasalahan dan kebutuhan daerah masing-masing.

Liputan Mujahid, koresponden CakraTV

Tinggalkan Komentar Anda

scroll to top